Sarolanguninfo.com, Program Jemput Bola (Jebol) dalam kegiatan Kades Maju di Disdukcapil diperlukan Support jaringan internet dipedesaan sangat dalam hal proses input data masyarakat kepengurusan Administrasi dan kependudukan melalui operator desa dan kelurahan. Pasalnya, Jaringan internet yang tidak memadai akan berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan angsung oleh kadis Dukcapil Sarolangun. Senin (21/09/26).
Kepada Sarolanguninfo.com, Kadis Dukcapil Sarolangun mengatakan, Disdukcapil melaksanakan program Jemput Bola dalam kegiatan Pak Kades Maju,
” Kita melaksanakan jemput bola ke lapangan dalam kegiatan Pak Kades Maju dengan melakukan pelayanan masyarakat di desa dan kelurahan. Mengenai rekaman KTP bisa di lakukan dikantor camat setempat terutama bagi lansia, disabilitas dalam kepengurusan Administrasi dan kependudukan atau kepengurusan Administrasi lainnya. Dalam hal itu kita merujuk pada operator desa yang mana dokumennya dikumpulkan dan diberikan langsung ke Dinas dukcapil untuk di verifikasi setelah selesai, akan diserahkan ke operator desa yang bersangkutan untuk melakukan pengecekkan”. Kata Emalia Sari, SE. ME. Kadis Dukcapil Sarolangun.
Emalia Sari juga menjelaskan, Bahwa Dari 158 Desa dan kelurahan. Ada Tiga desa belum memiliki akun,
” Dari 158 desa dan kelurahan ada tiga desa yang belum memiliki akun user yakni di desa batang asai di karenakan tidak ada Signal atau jaringan internet”. Terangnya.
Lebih lanjut, Elmalia Sari, SE. ME Kadis Dukcapil Sarolangun menuturkan, Ada 41 operator Desa yang belum melaksanakan tugasnya,
” Dari 155 desa yang telah ada akun operatornya,. Yang sudah melakukan pelayanan itu ada 114 desa. Dan masih ada 41 operator desa yang belum melakukan tugasnya. Karena tidak adanya ketersediaan jaringan dan perangkat di desa”. Terangnya.
Sementara itu, Terkait pelayanan administrasi dan kependudukan Kadis Dukcapil Sarolangun menghimbau, Bahwa Pemerintah hadir melalui operator di desa,
” Pemerintah hadir di tengah masyarakat melalui operator desa. Dan Masyarakat tidak perlu lagi menghabiskan waktu banyak untuk pergi ke dinas dukcapil karena sudah disediakan pelayanan dikantor desa masing-masing. Dan pemerintah akan terus mensupport operator desa demi untuk pelayanan terbaik kepada masyarakat”. Tandasnya.
Adapun dalam proses pelayanan kepengurusan Administrasi dan kependudukan serta dokumen lainnya yang diberikan secara gratis. Dinas dukcapil kembali memberikan himbauan kepada masyarakat apabila ada kecurangan (pungli) dilapangan bisa dilaporkan langsung ke dinas dukcapil dan akan respon dan ditindaklanjuti. (nal).














